Hubungi Kami
Pentingnya Menonaktifkan TRIM pada SSD untuk Data Recovery
Home » Backup Data  »  Pentingnya Menonaktifkan TRIM pada SSD untuk Data Recovery

Pentingnya Menonaktifkan TRIM pada SSD untuk Data Recovery

Oleh MsDOT Data Recovery

Pendahuluan

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan SSD (Solid State Drive) semakin luas karena kecepatan dan efisiensinya. Namun di balik keunggulan tersebut, SSD memiliki karakteristik khusus yang membuat data recovery jauh lebih kompleks dibandingkan harddisk konvensional (HDD).

Salah satu faktor terpenting yang sering menjadi penentu berhasil atau tidaknya pemulihan data SSD adalah fitur TRIM. Artikel ini disusun oleh MsDOT Data Recovery untuk memberikan pemahaman kepada klien sekaligus panduan teknis bagi teknisi mengenai peran TRIM dan alasan mengapa fitur ini harus dinonaktifkan dalam proses data recovery.


Apa Itu TRIM dan Bagaimana Cara Kerjanya?

TRIM adalah perintah dari sistem operasi yang memberi tahu SSD bahwa blok data tertentu sudah tidak lagi digunakan, misalnya setelah file dihapus, partisi diformat, atau sistem di-install ulang.

Dengan TRIM aktif:

  • SSD akan membersihkan blok data lebih awal
  • Performa SSD tetap optimal
  • Umur pemakaian SSD lebih panjang

Namun, dari sudut pandang data recovery, TRIM justru menjadi ancaman terbesar.


Dampak TRIM terhadap Data Recovery SSD

Pada HDD, data yang dihapus sebenarnya belum benar-benar hilang selama belum tertimpa data baru. Inilah sebabnya data HDD masih sering berhasil dipulihkan.

Sebaliknya, pada SSD:

  • TRIM akan menghapus data pada level NAND Flash
  • Mapping data pada Flash Translation Layer (FTL) dihilangkan
  • Proses garbage collection berjalan otomatis

Akibatnya:

  • Struktur data rusak atau hilang
  • Software recovery tidak menemukan file
  • Data menjadi tidak dapat dipulihkan secara logikal

📌 Kesimpulan penting:
Jika TRIM sudah aktif dan berjalan cukup lama, maka peluang data recovery pada SSD menjadi sangat kecil hingga nol persen.


Mengapa MsDOT Menonaktifkan TRIM Saat Data Recovery?

Dalam setiap kasus kehilangan data SSD, MsDOT Data Recovery selalu memprioritaskan penonaktifan TRIM sebagai langkah awal (jika kondisi masih memungkinkan).

Tujuannya:

  1. Menghentikan penghapusan blok data lanjutan
  2. Menjaga sisa data tetap berada di NAND Flash
  3. Meningkatkan peluang pembacaan data mentah (raw data)
  4. Mencegah garbage collection berjalan lebih jauh

Langkah ini harus dilakukan secepat mungkin setelah data hilang.


Cara Menonaktifkan TRIM di Windows

Jika SSD masih bisa diakses melalui Windows, teknisi MsDOT akan menjalankan Command Prompt sebagai Administrator dan mengetik:

fsutil behavior set DisableDeleteNotify 1

Hasil:

DisableDeleteNotify = 1

Artinya:

TRIM berhasil dinonaktifkan

Untuk pengecekan status:

fsutil behavior query DisableDeleteNotify
  • 0 → TRIM aktif
  • 1 → TRIM nonaktif

Prosedur Teknis Standar MsDOT Data Recovery (SSD)

Setelah TRIM dipastikan nonaktif, MsDOT menerapkan prosedur teknis berikut:

  1. Isolasi media
    SSD dilepas dari sistem untuk mencegah penulisan data baru.
  2. Cloning sektor ke sektor
    Semua proses recovery dilakukan pada hasil clone, bukan pada SSD asli.
  3. Analisis file system & RAW scan
    Menggunakan metode pembacaan struktur dan signature file.
  4. Evaluasi hasil secara objektif
    Jika TRIM sudah berjalan agresif, klien akan diberi edukasi secara jujur.

📌 MsDOT tidak melakukan eksperimen berisiko pada media asli klien.


Studi Kasus Nyata – MsDOT Data Recovery

Kasus 1: SSD Terformat Tidak Sengaja

Media: SSD SATA 256GB
OS: Windows 7
Kondisi: Salah format saat install ulang
Waktu penanganan: < 6 jam setelah kejadian

Tindakan MsDOT:

  • SSD dilepas segera
  • TRIM dinonaktifkan
  • Clone sektor ke sektor
  • Deep scan data mentah

Hasil:
Sekitar 85% data dokumen dan file kerja berhasil dipulihkan.


Kasus 2: SSD dengan TRIM Aktif Lama

Media: SSD NVMe 512GB
OS: Windows 10
Kondisi: File terhapus, laptop tetap digunakan selama 2 hari

Analisis MsDOT:

  • TRIM aktif
  • Garbage collection telah berjalan
  • Struktur data hilang

Hasil:
Data tidak dapat dipulihkan.
Klien diberikan penjelasan teknis secara transparan.


Edukasi Penting untuk Klien

Untuk meningkatkan peluang data kembali:

  • Segera matikan perangkat setelah data hilang
  • Jangan install software recovery sendiri
  • Jangan copy data apa pun ke SSD tersebut
  • Segera hubungi MsDOT Data Recovery

📌 Kecepatan penanganan adalah faktor penentu utama.


Penutup

TRIM adalah fitur penting untuk menjaga performa SSD, tetapi dalam dunia data recovery, TRIM merupakan faktor paling krusial yang menentukan berhasil atau tidaknya pemulihan data.

Dengan pemahaman teknis yang tepat, prosedur yang aman, serta edukasi klien yang jujur, MsDOT Data Recovery berkomitmen memberikan penanganan terbaik tanpa mengorbankan integritas data.

MsDOT Data Recovery
Solusi profesional untuk data berharga Anda


Jika mau, aku bisa:

  • Ubah jadi artikel blog SEO
  • Buat versi PDF resmi MsDOT
  • Tambahkan SOP internal & flowchart
  • Sesuaikan bahasa untuk media sosial / brosur

Daftar Pustaka

  1. Microsoft Corporation.
    FSUTIL Behavior Command Reference.
    Microsoft Learn Documentation.
    Menjelaskan fungsi DisableDeleteNotify dan pengaruh TRIM pada sistem Windows.
  2. Samsung Semiconductor.
    Understanding SSD TRIM and Garbage Collection.
    Technical White Paper.
    Membahas cara kerja TRIM, garbage collection, dan dampaknya pada data di NAND Flash.
  3. Intel Corporation.
    Intel® Solid-State Drive Toolbox – TRIM Explained.
    Intel SSD Documentation.
    Referensi teknis mengenai TRIM dan optimasi SSD.
  4. Kingston Technology.
    What Is TRIM and Why Is It Important for SSDs?
    Kingston Technical Article.
    Penjelasan ringkas TRIM dari sudut pandang produsen SSD.
  5. NIST (National Institute of Standards and Technology).
    Guidelines for Media Sanitization (NIST SP 800-88).
    Membahas penghapusan data permanen pada media penyimpanan termasuk SSD.
  6. Wright, C., Kleiman, D., & Sundhar, R.
    Overwriting Hard Drive Data: The Great Wiping Controversy.
    IEEE Security & Privacy Journal.
    Referensi akademik terkait perbedaan penghapusan data HDD vs SSD.
  7. Rosenblum, M., & Ousterhout, J. K.
    The Design and Implementation of a Log-Structured File System.
    ACM Transactions on Computer Systems.
    Dasar konsep yang berkaitan dengan manajemen data dan storage modern.
  8. ACE Laboratory.
    SSD Data Recovery Challenges and Limitations.
    Professional Data Recovery White Paper.
    Digunakan luas oleh praktisi data recovery internasional.
  9. MsDOT Data Recovery – Internal Technical Documentation.
    Standard Operating Procedure (SOP) SSD Logical Data Recovery.
    Studi kasus dan praktik lapangan MsDOT Data Recovery.