MSDOT Data Recovery Pricelist
Kami menawarkan berbagai paket harga yang fleksibel, transparansi, kredibilitas sesuai kebutuhan layanan penyelamatan data Anda. Biaya penyelamatan data min Rp. 100,000 & biaya sangat bervariatif tergantung dari beberapa hal sbb : prioritas pengerjaan, kapasitas media, jenis kasus kerusakan, tipe media storage, jenis file sistem, jenis device & security yang digunakan. Terdapat biaya cek (diagnosa media) diawal sebesar Rp.25.000-100.000/media
Biaya Media Diagnosa (Cek)
Pengecekan Normal dikerjakan menunggu Antrian (1-3hari kerja)
Pengecekan Urgent dikerjakan secepatnya dimungkinkan dapat ditunggu (max 1x24jam)
Biaya Down Payment (DP)
Biaya DP dibayarkan dimuka sebelum proses pengerjaan sebesar 50% dari biaya Data Recovery yang telah disetujui. DP dikembalikan (100%) jika proses pengerjaan gagal, DP Hangus(tak dapat ditarik kembali) jika dibatalkan/kesalahan sepihak oleh pelanggan pada saat sudah dikerjakan dan berhasil kami selamatkan datanya.
Free charge 2 hari kerja setelah Pengambilan/saat diterima(luar kota/pulau), jika diinginkan lebih 2 hari, dikenai Biaya Garansi
Dikenai Biaya Penitipan jika lebih dari 1 minggu data tak diambil, dari saat konfirmasi proses selesai.
Biaya Garansi/Penitipan : Rp.100/GB/hari
pertanyaan mengenai biaya
Hal yang sering ditanyakan mengenai biaya pemulihan data
Biaya sangat bervariatif mengikuti kapasitas media & kasus, serta kriteria lainnya, seperti terlihat di daftar harga diatas. Sebaiknya Kami cek secara langsung untuk memastikan kategori kerusakan dan memberikan harga sesuai standard harga di MsDOT
5 hal yang mendasari mengapa biaya penyelamatan data profesional memiliki harga yang tinggi:
1. Fasilitas Laboratorium Khusus (Cleanroom)
Jika hard disk mengalami kerusakan fisik (seperti suara detak atau piringan tergores), perangkat tersebut tidak boleh dibuka di ruangan biasa. Debu sekecil apa pun yang masuk ke dalam hard disk bisa menghancurkan data secara permanen.
Investasi: Laboratorium pemulihan data menggunakan Cleanroom ISO Class 5 atau lebih tinggi untuk memastikan udara bebas partikel. Biaya pembuatan dan pemeliharaan fasilitas ini sangat mahal.
2. Alat dan Teknologi Canggih
Untuk membaca data dari media yang rusak, Kami tidak menggunakan sistem operasi biasa (seperti Windows /macOS) karena sistem tersebut akan langsung "menyerah" jika menemui sektor yang rusak (bad sector)
Hardware Spesifik: Penggunakan alat tools khusus recovery yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Alat ini mampu berkomunikasi langsung dengan firmware hard disk di level pabrikan.
Lisensi Software: Software forensik dan penyelamatan data profesional memiliki biaya lisensi tahunan yang sangat tinggi.
3. Sourcing Komponen (Donor Drive Parts)
Jika head pembaca hard disk patah atau motor macet, teknisi harus menggantinya dengan komponen dari hard disk "donor" yang identik dan suku cadang ini sering kali sulit dicari (resiko kalau tidak cocok akan membuang uang)
4.Tingkat Keahlian dan Risiko Tinggi
Data recovery adalah pekerjaan yang sangat detail dan berisiko. Keahlian Langka: Teknisi membutuhkan pelatihan bertahun-tahun untuk memahami struktur sistem file (NTFS, APFS, EXT4) dan cara memperbaiki kerusakan mikroskopis pada komponen fisik.
Sekali Percobaan: Sering kali, teknisi hanya memiliki satu kesempatan untuk membaca data sebelum media penyimpanan benar-benar mati total. Risiko kehilangan data secara permanen inilah yang dibayar mahal.
5. Proses yang Memakan Waktu (Labor Intensive)
Proses penyelamatan data tidak selalu instan. Penyalinan Sektor demi Sektor: Untuk media yang rusak parah, proses penyalinan data bisa memakan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu karena alat harus mencoba membaca setiap sektor secara perlahan agar tidak merusak piringan lebih lanjut.
Lama pengerjaan tidak dapat dipastikan di awal, tergantung kasusnya, tiap media storage dari pelanggan pasti tidak sama tingkat kerusakannya, maka lama pengerjaan juga tidak dapat dipastikan, apalagi dalam kasus sedang atau kasus berat. Namun Kami menyediakan pilihan Pengerjaan Deadline, batas waktu yang ditentukan pelanggan
Bisa terjadi, jika Media Stiorage mengalami degradasi dalam proses penyelamatan data, misalnya head baca/tulis media sudah lemah, dalam proses bisa terjadi mengalami kerusakan dan proses berhenti, hal ini akan kami gunakan metode lain dalam melanjutkan penyelamatan data yang mengakibatkan perubahan biaya